
TARAKAN, 04 Februari 2026 – Universitas Borneo Tarakan (UBT) menerima kunjungan kerja dari Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Universitas Borneo Tarakan. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan kepolisian, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam Kesempatan tersebut, Rektor Universitas Borneo Tarakan Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja jajaran Polda Kalimantan Utara. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Universitas Borneo Tarakan dan Polda Kaltara telah terjalin cukup lama dan memberikan dampak positif, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Tidak sedikit alumni Universitas Borneo Tarakan yang saat ini telah berkiprah dan mengabdi di institusi kepolisian, baik di tingkat Polda maupun Polres. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan kami berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi institusi kepolisian,” ujar Prof. Yahya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Universitas Borneo Tarakan melihat peluang pengembangan kerja sama yang lebih strategis melalui rencana pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Menurutnya, pusat studi tersebut diharapkan menjadi wadah kontribusi akademik dalam mendukung pengembangan kebijakan, riset, serta peningkatan kapasitas institusi kepolisian.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Kombes Pol Warsono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam rangka pembentukan Pusat Studi Kepolisian, sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polda Kaltara dan Universitas Borneo Tarakan yang telah ditandatangani sebelumnya di Mabes Polri.
Ia menegaskan bahwa Universitas Borneo Tarakan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di wilayah hukum Polda Kalimantan Utara yang telah memiliki MoU dengan Polri. Hal ini dinilai sebagai peluang strategis sekaligus amanah besar dalam mendukung transformasi Polri berbasis riset dan kajian akademik.
“Pembentukan Pusat Studi Kepolisian merupakan bagian dari program akselerasi transformasi Polri. Melalui pusat studi ini, diharapkan dapat memperkaya penguasaan ilmu kepolisian, menyediakan kajian dan analisis sebagai solusi atas berbagai permasalahan dalam pelaksanaan tugas Polri, serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia Polri secara berkelanjutan,” jelas Kombes Pol Warsono.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan pusat studi tersebut diharapkan dapat mengkaji berbagai isu strategis, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, teknologi kepolisian, kejahatan siber, pemberantasan korupsi, hingga penanggulangan terorisme serta berbagai tantangan keamanan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai konsep, ruang lingkup, serta peran strategis Pusat Studi Kepolisian sebagai wadah kajian ilmiah, pengembangan kebijakan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepolisian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi ruangan yang direncanakan menjadi Pusat Studi Kepolisian UBT. Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam menunjang operasional pusat studi ke depan.
Melalui rencana kerja sama ini, Universitas Borneo Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Polda Kalimantan Utara dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi nyata bagi keamanan dan pembangunan di wilayah Kalimantan Utara.#HMS#EI#BVL



