Universitas Borneo Tarakan Kirim 9 Mahasiswa ke MTQMN XVIII 2025, Rektor UBT Hadiri Pembukaan di Universitas Lambung Mangkurat

Beranda > Berita > Universitas Borneo Tarakan Kirim 9 Mahasiswa ke MTQMN XVIII 2025, Rektor UBT Hadiri Pembukaan di Universitas Lambung Mangkurat

Banjarmasin, 8 Oktober 2025 — Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai religius dan pengembangan potensi mahasiswa di tingkat nasional. Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama, Dr. Rukisah, S.Pi., M.Si., Ph.D., menghadiri Opening Ceremony Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII Tahun 2025 yang digelar di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.

Perhelatan dua tahunan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) tersebut menjadi ajang prestasi dan syiar keagamaan terbesar di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Tahun ini, MTQMN XVIII diikuti oleh 1.500 mahasiswa dari 194 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang berkompetisi dalam 15 cabang musabaqah, meliputi berbagai bidang seni baca, hafalan, penulisan ilmiah, hingga kaligrafi Al-Qur’an.

Universitas Borneo Tarakan turut mengirimkan 9 mahasiswa terbaik untuk berlaga dalam 6 cabang lomba, yakni Fahmil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Hifzhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an, dan Khaththil Qur’an (Kaligrafi).

Rektor Universitas Borneo Tarakan Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para mahasiswa yang berhasil lolos seleksi nasional dan berkesempatan mewakili UBT di ajang dua tahunan ini.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan juga membawa harum nama Universitas Borneo Tarakan. MTQMN bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman, dan mengamalkan nilai-nilainya. Kami berharap kafilah UBT dapat terus menginspirasi dan membawa dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Opening ceremony MTQMN XVIII turut dihadiri oleh Dirjen Diktiristek, Direktur Belmawa, para pimpinan daerah, serta para rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Acara dibuka secara meriah dengan defile kontingen peserta, di mana setiap perwakilan perguruan tinggi tampil membawakan bendera institusi mereka di atas panggung—sebuah simbol kebersamaan dan semangat persaudaraan dalam bingkai keislaman dan kebangsaan.

Kehadiran pimpinan UBT dalam pembukaan MTQMN XVIII menjadi simbol dukungan penuh bagi mahasiswa yang berjuang di tingkat nasional, sekaligus bentuk nyata dari semangat kampus dalam membina generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.#HMS#ARM#BVL

Leave a Reply