
Tarakan, 23 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati 26 tahun berdirinya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Kota Tarakan bekerja sama dengan Universitas Borneo Tarakan (UBT) menyelenggarakan kegiatan “KKP Goes to Campus” dengan agenda utama Coaching Clinic Sertifikasi Mutu Produksi dan Pengolahan Hasil Perikanan serta Bazaar Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Kegiatan yang digelar di Laboratorium Sentral Ilmu Hayati (LSIH) Universitas Borneo Tarakan ini menjadi wadah sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mutu dan keberlanjutan sektor perikanan.

Acara diawali dengan sambutan dari Plt. Kepala Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Kota Tarakan, Ibu Whidi Anggraeni, S.Pi., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara KKP dan institusi pendidikan sebagai langkah strategis membangun sektor kelautan dan perikanan yang tangguh serta berdaya saing global.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 26 tahun Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan tema ‘Bersama KKP: Bergerak, Berdampak, dan Berkelanjutan untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi panggilan bagi kita semua untuk terus berkontribusi nyata dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” ungkap Whidi.

Setelah itu, sambutan juga disampaikan oleh Plt. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan, Dr. Eri Gusman, S.Pi., M.Si., yang menyampaikan apresiasinya kepada pihak KKP atas kolaborasi dan dukungan dalam peningkatan kompetensi mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan dukungan dari pihak KKP serta dinas-dinas terkait. Kegiatan ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperoleh ilmu yang biasanya hanya bisa didapat melalui pelatihan profesional berbiaya tinggi. Hari ini, KKP menghadirkannya langsung dan secara gratis di kampus kita,”

Usai sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan Coaching Clinic Sertifikasi Mutu Produksi dan Pengolahan Hasil Perikanan yang dipandu langsung oleh tim dari Badan Mutu KKP Tarakan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman teknis terkait standar mutu, keamanan pangan, serta proses sertifikasi yang menjadi kunci daya saing produk perikanan di pasar global.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bazaar Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang menampilkan berbagai produk olahan hasil perikanan buatan mahasiswa, seperti abon ikan, kerupuk laut, hingga olahan inovatif berbasis hasil tangkapan lokal. Bazaar ini menjadi wadah pengembangan kreativitas dan semangat wirausaha mahasiswa, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah, dan pelaku industri perikanan.
Dengan semangat “Bergerak, Berdampak, dan Berkelanjutan”, kolaborasi antara Universitas Borneo Tarakan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan diharapkan dapat terus berlanjut dan melahirkan generasi muda yang siap menjadi motor penggerak sektor kelautan dan perikanan menuju Indonesia Emas 2045..#HMS#ARM#BVL



