Universitas Borneo Tarakan Lantik 55 Pejabat Struktural, Perkuat Mutu Akademik dan Target Akreditasi Unggul

Beranda > Berita > Universitas Borneo Tarakan Lantik 55 Pejabat Struktural, Perkuat Mutu Akademik dan Target Akreditasi Unggul

Tarakan, 4 Maret 2026 – Universitas Borneo Tarakan (UBT) melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Struktural di lingkungan universitas yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan kualitas pendidikan di UBT.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Dr. Heppi Iromo, S.Pi., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Dr. Etty Wahyuni MS, S.Hut., MP., serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan dan Alumni Rukisah, S.Pi., MP., Ph.D.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 55 pejabat struktural resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Para pejabat tersebut terdiri dari Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran, Wakil Dekan Fakultas, serta Koordinator Program Studi dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Borneo Tarakan.

Dalam sambutannya, Rektor UBT menegaskan bahwa ketua program studi dan kepala laboratorium memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik di setiap fakultas.

“Saya berharap banyak kepada ketua program studi dan kepala laboratorium, karena inilah ujung tombak akademik bahkan sebenarnya mutu di masing-masing fakultas,” ujar Prof. Yahya Ahmad Zein.

Rektor juga menekankan pentingnya setiap pejabat yang dilantik untuk mampu meninggalkan warisan peningkatan (legacy) bagi program studi dan unit kerja masing-masing.

“Saya berharap kita semua, terutama Bapak Ibu yang berada di program studi dan laboratorium, bisa meninggalkan legacy peningkatan. Ini yang paling penting,” tambahnya.

Selain itu, Rektor UBT juga menegaskan bahwa peningkatan akreditasi program studi menjadi prioritas utama universitas. Program studi yang saat ini berakreditasi baik diharapkan dapat meningkat menjadi Baik Sekali, sementara yang telah mencapai Baik Sekali didorong untuk meraih Akreditasi Unggul.

Secara khusus, beliau juga mendorong berbagai fakultas seperti Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan, FKIP, dan Fakultas Ekonomi untuk terus meningkatkan kualitas agar dapat mencapai akreditasi unggul.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga menyampaikan kebijakan terkait penyesuaian tunjangan pejabat struktural sesuai dengan standar minimal yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pemberian tunjangan dilakukan berdasarkan selisih antara tunjangan fungsional dan tunjangan jabatan.

Selain itu, Rektor menekankan pentingnya sinergi pemanfaatan fasilitas laboratorium di lingkungan universitas. Laboratorium di LSIH, menurutnya, merupakan fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh program studi yang membutuhkan.

“Lab di LSIH itu adalah milik seluruh program studi yang memang bisa mengakses lab tersebut. Sehingga kita tidak lagi memiliki ego masing-masing laboratorium,” jelasnya.

Melalui pelantikan ini, Universitas Borneo Tarakan berharap para pejabat struktural yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Universitas Borneo Tarakan sebagai entrepreneurship university yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan pelantikan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola kelembagaan, serta kolaborasi antar unit di lingkungan Universitas Borneo Tarakan.

Leave a Reply