Universitas Borneo Tarakan Perkuat Kualitas Lulusan Melalui Bimbingan Karir Pra Wisuda ke-42 Bersama Bupati Malinau

Beranda > Berita > Universitas Borneo Tarakan Perkuat Kualitas Lulusan Melalui Bimbingan Karir Pra Wisuda ke-42 Bersama Bupati Malinau

Tarakan, 8 April 2026 – Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar kegiatan Bimbingan Karir Pra Wisuda ke-42 sebagai bekal strategis bagi para calon lulusan sebelum terjun ke dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UBT ini mengangkat tema “SDM Berkualitas sebagai Pilar Utama Kemajuan Daerah: Menyongsong Indonesia Emas, Peran Wisudawan UBT dalam Transformasi Daerah”.

Hadir sebagai narasumber utama, Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, S.E., M.H., yang memberikan pemaparan inspiratif di hadapan ratusan calon wisudawan dari berbagai strata pendidikan, mulai dari Magister, Sarjana, Diploma, hingga Profesi.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni UBT, Rukisah, S.Pi., MP., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan lulusan di era globalisasi sangat bergantung pada penguasaan empat kompetensi utama atau 4C Critical Thinking yaitu Kemampuan menganalisis fenomena secara objektif dan rasional di tengah arus informasi digital yang masif. Communication yaitu Keahlian dalam menyampaikan gagasan dan meyakinkan orang lain secara efektif. Collaboration yaituMenyadari bahwa tidak ada kesuksesan yang dicapai secara personal, melainkan butuh kerja sama tim yang solid. Creativity and Innovation yaituKemampuan untuk terus berinovasi guna menjawab tantangan zaman yang dinamis.

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada para lulusan Magister yang kini mulai rutin dilibatkan dalam kegiatan bimbingan karir untuk mendukung peningkatan karir profesional mereka.

Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, S.E., M.H., dalam sesi pemaparannya yang dipandu oleh moderator Rahmi Nur Islami, S.M., M.M., menekankan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, melainkan fondasi untuk navigasi yang aman dan produktif di era transformasi global. Beliau memaparkan sejumlah poin krusial bagi para lulusan diantaranya Inovasi dan Sejarah yang Meneladani semangat para inovator dunia, mulai dari penemuan ponsel pertama hingga revolusi media sosial, sebagai pemantik semangat kreativitas. Optimalisasi Potensi Lokal yang Mendorong wisudawan untuk mengambil peran dalam pengelolaan potensi besar di Kalimantan Utara, seperti PLTA Mentarang, Kawasan Industri Hijau (KIPI), hingga sektor migas di Tarakan. Integritas dan Etika yang Mengingatkan bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan nilai-nilai spiritual dan etika guna memberikan manfaat bagi sesama dan Menghadapi Tantangan dan Mempersiapkan diri menghadapi risiko konten negatif seperti hoaks dan cyber bullying dengan kewaspadaan yang tinggi.

Bupati menegaskan bahwa pemuda merupakan katalisator perubahan. Dengan penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79,5%, peluang untuk berkembang di sektor pendidikan dan ekonomi digital terbuka sangat lebar. Beliau mengajak para wisudawan UBT untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor aktif yang mampu memanfaatkan platform digital untuk promosi potensi daerah, pengembangan UMKM, hingga penguatan konektivitas warga.

“Literasi digital adalah kunci utama untuk masa depan yang cerah. Bersama-sama, mari kita wujudkan pemuda yang kompeten, berdaya, dan siap menghadapi tantangan global demi kemajuan daerah kita,” tutup Wempi dalam sesinya.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan narasumber, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. #HMS/AR/MAM/BVL

Leave a Reply