
TARAKAN, 13 April 2026 – Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Acara kick off penandatanganan kerja sama yang dirangkaikan dengan Kuliah Kebanksentralan ini diselenggarakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara.
Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik, bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UBT, Heppi Iromo, yang hadir mewakili Rektor UBT, Yahya Ahmad Zein.

Mewakili pimpinan universitas, Dr. Heppi Iromo membacakan sambutan Rektor UBT yang menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepercayaan, komitmen, dan kemitraan yang telah terjalin.
“Bagi kami, kerja sama ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga negara dalam mendukung pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di Kalimantan Utara.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbuka lebih banyak peluang pembelajaran bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan, sekaligus melahirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
UBT dan BI sepakat bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan dan kebijakan berbasis data, riset, serta kebutuhan masyarakat.
Pihak universitas juga berharap agar nota kesepahaman ini dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berkelanjutan.
“Dengan demikian, kerja sama ini tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi benar-benar menjadi pijakan bagi lahirnya berbagai inisiatif yang bermanfaat bagi institusi, mahasiswa, masyarakat, serta pembangunan daerah maupun nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, UBT turut menyampaikan pesan kepada mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia agar dapat menjadi teladan, baik dalam prestasi akademik, kepedulian sosial, maupun semangat untuk terus belajar dan berkarya.
“Kami percaya, ketika dunia akademik dan lembaga strategis nasional berjalan bersama, maka kontribusi yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” tutup Dr. Heppi.
Kemitraan antara Universitas Borneo Tarakan dan Bank Indonesia ini diharapkan dapat terus membawa manfaat, kemajuan, dan keberkahan bagi seluruh pihak.


