Pimpin Sinergi Perguruan Tinggi Kalimantan, Rektor UBT Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua KUC 2026-2027 di IKN

Beranda > Berita > Pimpin Sinergi Perguruan Tinggi Kalimantan, Rektor UBT Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua KUC 2026-2027 di IKN

NUSANTARA, PENAJAM PASER UTARA, 11 Juli 2026 – Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., secara resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Kalimantan Universities Consortium (KUC) untuk periode 2026–2027. Momentum strategis ini berlangsung saat Rektor UBT menghadiri kegiatan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi KUC–Borneo Student Network (BSN) Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), dan dirangkaikan dengan pelepasan lima mahasiswa UBT yang akan terjun langsung mengabdi dalam program khusus di wilayah tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi bersama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bapak Basuki Hadimuljono, beserta jajaran, yang membahas peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan IKN melalui pengabdian masyarakat, kolaborasi, dan penguatan sumber daya manusia.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan serah terima kepemimpinan Kalimantan Universities Consortium (KUC) dari Rektor Universitas Balikpapan (Uniba), Dr. Isradi Zainal, kepada Rektor Universitas Borneo Tarakan. Penetapan Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein sebagai pimpinan baru KUC ini meneruskan estafet kepemimpinan dari ketua KUC sebelumnya. Kepemimpinan baru ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di Pulau Kalimantan guna menjawab tantangan pembangunan, khususnya dalam menyokong pengembangan kawasan IKN melalui kolaborasi akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Amanah ini menjadi komitmen UBT untuk terus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Kalimantan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan mahasiswa KKN KUC–BSN yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah IKN dan sekitarnya sebagai wujud sinergi perguruan tinggi se-Kalimantan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Bersamaan dengan penetapan tersebut, kelima mahasiswa UBT yang diberangkatkan akan tergabung bersama mahasiswa dari berbagai kampus anggota konsorsium lainnya sebagai peserta KKN KUC. Kehadiran para mahasiswa ini merupakan wujud keterlibatan langsung institusi pendidikan tinggi dalam memberdayakan masyarakat lokal dan mendukung percepatan ekosistem sosial di sekitar IKN.

Langkah kolaboratif melalui KUC dan penerjunan mahasiswa ke IKN ini selaras dengan visi Diktisaintek Berdampak, di mana perguruan tinggi dituntut untuk tidak sekadar menjadi menara gading, melainkan hadir membawa inovasi teknologi, riset terapan, dan solusi nyata. Melalui program ini, UBT dan seluruh anggota KUC berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan yang tanggap serta memberikan kontribusi pendidikan tinggi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan negara. (mam/mam)

Leave a Reply