Kegiatan FGD Ketua DPD RI di UBT Sekaligus “groundbreaking” Pembangunan Laboratorium oleh Kepada Ketua DPD RI (AA Lanyala Mahmud Mattalitti)

Beranda > Berita > Kegiatan FGD Ketua DPD RI di UBT Sekaligus “groundbreaking” Pembangunan Laboratorium oleh Kepada Ketua DPD RI (AA Lanyala Mahmud Mattalitti)

 

Doc.HumasUBT – Foto Bersama

UBT – 25/05/21 Kedatangan Ketua DPD RI AA Lanyala Mahmud Mattalitti disambut baik oleh para jajaran yang berada di Kalimantan Utara dan terkhusus Universitas Borneo Tarakan apalagi kegiatan Focus Group Discussion atau FGD diselenggaran pada satu-satunya kampus Negeri diwilayah Kalimantan Utara tepatnya Kota Tarakan. Kegiatan FGD yang digelar dengan protokol ke- sehatan tersebut, mengangkat tema “ Percepatan Program Strategis Nasional di Kawasan Perbatasan Negara Provinsi Kalimantan Utara”. Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof Dr Adri Patton, M.Si mengapresiasi kapada wakil rakyat dalam hal ini anggota DPD RI yang dipimpin oleh Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti yang membawa beberapa anggota DPD RI untuk me- lakukan kunjungannya ke Kalimantan Utara.

Doc.HumasUBT – Pidato Rektor UBT

“Ini adalah bentuk komitmen dari DPD RI yang san- gat peka terhadap usulan yang diusulkan oleh setiap provinsi di Indonesia,” kata Adri Patton. Dijelaskannya, bahwa panjang perbatasan di Kaltara dan Kaltim adalah 1.038 km. Kaltara memiliki dua kabupaten, Malinau dan Nunukan yang berbatasan dengan negara Malaysia. Sedangkan di Kaltim adalah kabupaten Mahakam Ulu yang berbatasan dengan negara tetangga.

“Tentu banyak permasalahan-permasalahan yang ada di perbatasan. Melihat itu, maka daerah perbatasan dijadikan kawasan strategis nasional. Kalau kita bicara perbatasan, kita bicara kedaulatan negara dan harga diri bangsa,” ujarnya. Oleh kerena itu, untuk menjaga kedaulatan harga diri bangsa perlu dilakukan pendekatan. Seperti pen- dekatan kesejahteraan, keamanan dan lingkungan. Selain itu, Kaltara khususnya pulau Kalimantan juga disebut heart borneo atau paru paru dunia, dengan hutan 1,3 juta hektare yang perlu diperhatikan.

Ditambahkannya, ancaman pemudaran wawasan kebangsaan juga besar di daerah perbatasan. Presiden RI Jokowi dengan paradigmanya membangun Indonesia dari pinggiran, membangun Indonesia dari desa, membangun Indonesia dari perbatasan, itu merupakan paradigma yang bagus. Artinya Jokowi memperhatikan daerah-daerah pingiran. Adri Patton selaku Rektor UBT menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang mana telah membangun infrastruktur di UBT. Gedung-gedung yang pernah mangkrak selama kurang lebih tujuh tahun, kini semuanya selesai dibangun, bahkan sudah difungsikan. Seperti gedung FIKES, FKIP, laboratorium dan ruang kelas terpadu, laboratorium teknik, Science Techno Park (STP), dan gedung laboratorium sentral ilmu hayati kini sudah mulai pembangunannya.

Doc.HumasUBT – Penyerahan Proposal

“Saya juga tadi (kemarin) menyerahkan proposal untuk pembangun dome di UBT kepada ketua DPR RI. Ketika Presiden Jokowi ke Kaltara, saya sempat me- nyampaikan ke beliau tentang pembangunan dome ini. Dan Presiden Jokowi mengiyakannya dan meminta pada 2021 dibangun dome di UBT,” tambahnya. Dengan adanya dome ini, kegiatan-kegiatan maha- siswa di UBT, baik wisuda, olahraga dan kegiatan ma- hasiswa lainnya bisa dilaksanakan di gedung ini.

Doc.HumasUBT – Peletakan batu pertama secara simbolis ini dilakukan atas permintaan Rektor UBT Adri Patton. Ketua DPD RI.

Hadir di UBT bersama sejumlah senator, yaitu Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, Senator asal Sumatera Selatan Jialyka Maharani, Andi Muh Ihsan (Sulawesi Selatan), serta Sekjen DPD RI Rahman Hadi. Empat Senator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara juga turut mendampingi. Mereka adalah Martin Billa, Asni Hafid, Hasan Basri, Fernando Sinaga (Wakil Ketua Komite I DPD).

Rektor UBT mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran LaNyalla dan rombongan senator. Adri Patton juga berharap para senator dapat membantu komunikasi kepada pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan di UBT.

“Kami yakin Ketua DPD berani menyampaikan demi kebaikan masyarakat. Kami juga harap dukungannya agar UBT bisa membuka Fakultas Kedokteran. DPD RI adalah penyambung aspirasi dan DPD adalah milik rakyat,” kata Adri Patton

Related Posts

Leave a Reply