TARAKAN, 4 Oktober 2026 – Sivitas akademika Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali patut berbangga atas torehan prestasi mahasiswanya di kancah nasional. Tim delegasi mahasiswa UBT berhasil memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Silver Medal dan Favorite Poster, dalam ajang Pekan Essay Nasional (PENA) Competition 3.
Kompetisi berskala nasional ini diselenggarakan atas kolaborasi antara penyelenggara PENA 3 dengan Politeknik TEDC Bandung. Babak presentasi final tingkat nasional tersebut dilaksanakan secara luring di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu hingga Minggu, 3-4 Oktober 2026.
Keberhasilan luar biasa ini diraih oleh tim kolaborasi mahasiswa UBT yang beranggotakan Muhammad Aqsha Usman, Salwa Ladita, Nina Lolita Putri, dan Putra Yoka Zidane Alfarisi. Di bawah bimbingan dan arahan intensif dari dosen pembimbing Muhammad Husin Ali, S.H., M.H., tim ini sukses menembus babak puncak setelah sebelumnya harus melewati tahapan seleksi paper (naskah esai) yang sangat ketat, bersaing dengan ratusan karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Pada kompetisi ini, tim UBT menyoroti subtema Pangan dengan mempresentasikan inovasi gagasan yang tertuang dalam karya berjudul “SEAMORA: Integrasi Marine Iron, Moringa Nutrient, dan Kalamansi Enhancer sebagai Solusi Pangan Fungsional dalam Pencegahan Anemia Menuju Generasi Emas 2045 di Kota Tarakan”.
Karya inovatif ini menawarkan solusi kreatif dan solutif dalam menekan angka anemia melalui pendekatan pangan fungsional. Tim meramu pemanfaatan potensi sumber daya pesisir dan lokal, yakni memadukan zat besi dari sumber laut (marine iron), kekayaan nutrisi daun kelor (moringa), dan ekstrak jeruk kalamansi sebagai peningkat penyerapan nutrisi (enhancer). Gagasan ini dinilai sangat relevan dengan visi pembangunan SDM unggul guna menyambut Generasi Emas 2045, khususnya di wilayah perbatasan Kota Tarakan.
Keberhasilan membawa pulang medali perak dan poster terfavorit ini menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional. Mewakili timnya, Salwa Ladita membagikan pesan inspiratif untuk memotivasi rekan-rekan mahasiswa UBT lainnya agar tidak ragu menorehkan prestasi.
“Bagi kami, berani memulai itu sudah lebih dari cukup sebagai langkah awal menuju kesuksesan. Sering kali kita merasa takut gagal sebelum bertanding, padahal setiap kompetisi adalah ruang belajar yang sangat berharga untuk mendewasakan pemikiran kita,” ungkap Salwa dengan antusias.
“Harapannya, pencapaian tim kami hari ini bisa menjadi pemantik semangat bagi teman-teman mahasiswa UBT lainnya. Mari kita sama-sama bergerak, berani menggali potensi diri, jangan ragu mencoba hal baru, dan mari kita bawa nama almamater tercinta Universitas Borneo Tarakan terbang lebih tinggi lagi di berbagai panggung kompetisi,” tambahnya.
Keberhasilan tim SEAMORA ini kian menegaskan komitmen Universitas Borneo Tarakan dalam mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan inovatif, berdampak positif bagi masyarakat luas, serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional.




