TARAKAN, 10 Juni 2026 – Universitas Borneo Tarakan resmi melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Mandiri (UTBK SM UBT) Tahun 2026 pada hari ini. Ujian yang menjadi salah satu jalur masuk perguruan tinggi negeri tersebut dipusatkan di Gedung Laboratorium Terpadu SBSN UBT dan berlangsung dengan aman, tertib, serta menerapkan protokol pelaksanaan yang ketat. Kegiatan UTBK SM UBT 2026 hari pertama ini ditinjau langsung oleh Dr. Heppi Iromo, S.Pi., M.Si. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Universitas Borneo Tarakan.

Pelaksanaan ujian pada hari pertama ini dibagi menjadi dua sesi dengan kapasitas ruangan maksimal 180 peserta per sesi. Sesi pertama dimulai pada pagi hari pukul 07.10 WITA hingga pukul 11.00 WITA, yang dikhususkan bagi para calon mahasiswa yang memilih program studi di Fakultas Kedokteran serta Fakultas Ilmu Kesehatan.
Setelah menyelesaikan materi ujian tulis utama, para peserta pada sesi pagi ini langsung melanjutkan ujian psikologi yang berlangsung dari pukul 11.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA. Berdasarkan data dari panitia, tingkat kehadiran pada sesi pertama dinilai sangat tinggi, di mana dari total kapasitas 180 kursi, sebanyak 177 peserta hadir mengikuti ujian, sementara 3 orang peserta dinyatakan tidak hadir.

Sementara itu, sesi kedua dimulai pada siang hari pukul 13.10 WITA dan berakhir pada sore hari pukul 17.15 WITA. Berbeda dengan sesi pertama, sesi siang ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa dari seluruh rumpun fakultas yang ada di lingkungan Universitas Borneo Tarakan. Antusiasme peserta pada sesi kedua ini juga sangat luar biasa, tercatat sebanyak 173 peserta hadir untuk berebut bangku kuliah, dan ada 7 orang peserta yang dikonfirmasi tidak hadir.
Sekretaris Panitia UTBK SMUBT 2026, Yus Hardianto, S.Kom., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan ujian dari sesi pagi hingga sore hari ini. Ia menegaskan bahwa matangnya persiapan tim teknis menjadi kunci utama keberhasilan jalannya ujian.
“Alhamdulillah, pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri UBT hari ini berjalan dengan sangat lancar dan hikmat dari awal hingga akhir. Didukung oleh suasana dan cuaca cerah di Kota Tarakan, seluruh infrastruktur penunjang ujian, mulai dari kesiapan perangkat komputer di laboratorium, stabilitas jaringan internet, pasokan daya listrik, hingga sistem perangkat lunak ujian, telah kami persiapkan dan uji coba dengan matang jauh-jauh hari. Hal ini memastikan para peserta dapat fokus mengisi soal tanpa adanya kendala teknis yang berarti,” ujar Yus Hardianto, S.Kom.

Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri UBT 2026 pada hari ini berhasil memfasilitasi ratusan calon mahasiswa baru dengan persentase tingkat kehadiran yang hampir mencapai angka sempurna. Pihak universitas berharap lewat seleksi mandiri ini, UBT dapat menjaring talenta-talenta muda terbaik yang siap memajukan dunia pendidikan tinggi terutama di kawasan perbatasan dan Kalimantan Utara.



