TARAKAN, 6 November 2026 – Sebanyak 17 mahasiswa unggulan dari Universitas Borneo Tarakan (UBT) resmi ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (PFS) Reguler periode 2026. Pengumuman final hasil kelulusan ini secara resmi diterbitkan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation pada 4 November 2026. Pencapaian ini sekaligus menandai keberhasilan para mahasiswa UBT dalam menembus salah satu program beasiswa paling bergengsi dan kompetitif di Indonesia.
Persaingan untuk memperebutkan Beasiswa Sobat Bumi Reguler tahun ini mencatatkan rekor kompetisi yang sangat ketat. Dari total 26.311 mahasiswa yang resmi mendaftar secara nasional, hanya 680 talenta muda terbaik yang pada akhirnya dinyatakan lolos seleksi akhir. Dengan rasio kelulusan yang hanya berkisar di angka 2,6%, keberhasilan 17 mahasiswa UBT ini menjadi sebuah prestasi kebanggaan tersendiri bagi institusi.
Program investasi pendidikan berbasis lingkungan ini didesain khusus untuk menyaring talenta-talenta muda dari berbagai perguruan tinggi mitra Pertamina Foundation di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah mencetak generasi Green Leaders masa depan yang siap mengawal kelestarian alam serta mendorong kemandirian energi nasional.
Bagi mahasiswa UBT, keberadaan wilayah operasi strategis Pertamina Group melalui PT Pertamina Hulu Indonesia di wilayah Kalimantan Utara memang memberikan nilai tambah geografis tersendiri yang masuk dalam kriteria prioritas. Meski demikian, proses penyaringan tetap berjalan sangat objektif dengan mengedepankan kompetensi individu dan kualitas gagasan yang tinggi.
Ke-17 mahasiswa UBT yang berhasil lolos, di antaranya Adiatma Rifqi Ramadhany, Aisha Shalsabilla, Andi Nur Afdah, Annisa Febrina, Aulia Ramadhanti, Dimas Alifsyah, Gladies Oktria, Hasan Alfikri, Jericho Anggelo, Muhammad Aqsha, Muhammad Rizky, Nadifa Shalsabilla, Najaf Luna, Najwa Felisa, Nina Dwi Yuliana, Nina Lolita Putri, dan Syela Apriani Maulinda, telah membuktikan ketangguhan mereka melewati maraton seleksi panjang dari bulan Mei hingga Oktober 2026.
Keberhasilan para penerima manfaat yang diumumkan lulus pada awal November ini diraih setelah melewati serangkaian maraton seleksi yang amat ketat. Rangkaian tahapan ini dimulai sejak pendaftaran daring dan seleksi administrasi yang bergulir dari bulan Mei hingga Juli 2026. Pada tahap awal ini, peserta diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 serta harus menyusun dan mengumpulkan karya tulis (esai) orisinal yang berfokus pada tema energi dan lingkungan lestari.
Tahapan kemudian berlanjut ke fase seleksi wawancara mendalam yang dilaksanakan secara daring dari rentang bulan Agustus hingga September 2026. Pada tahap krusial ini, para kandidat berhadapan langsung dengan tim psikolog serta perwakilan dari Pertamina Foundation untuk dinilai karakter, kepribadian, dan visi kepemimpinannya.
Fase seleksi pamungkas kemudian ditutup dengan ujian dinamika kelompok melalui metode Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung dari bulan September hingga Oktober 2026. Tahap FGD ini dirancang secara khusus untuk menguji kapasitas pemecahan masalah (problem solving), pertukaran perspektif, serta kemampuan kolaborasi dan kerja sama tim dari masing-masing calon penerima beasiswa sebelum hasil final disahkan.
Menanggapi penetapan kelulusan ini, Dimas Alifsyah Jamaludin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UBT yang menjadi salah satu penerima beasiswa, mengungkapkan rasa syukur dan komitmen ke depannya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas doa serta dukungan dari orang tua. Semoga kehadiran beasiswa ini tidak hanya sangat membantu kelancaran proses perkuliahan kami, tetapi juga menjadi wadah strategis bagi kami untuk memaksimalkan aksi nyata dan dampak positif melalui program-program kerelawanan (volunteer) Sobat Bumi di tengah masyarakat,” tutur Dimas penuh tekad.
Bagi seluruh mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang ingin memantau persiapan program pembinaan pasca-kelulusan, seluruh hasil resmi dan tahapan selanjutnya dipublikasikan secara transparan melalui portal utama Pertamina Foundation Series (PF Series) serta situs resmi lembaga.
Pembaruan informasi secara cepat, berbagai infografis panduan, dan agenda Capacity & Character Building dapat diakses langsung melalui akun Instagram resmi pusat di @pertamina.foundation. Sementara itu, untuk keperluan koordinasi internal di tingkat kampus UBT—seperti mekanisme pencairan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), bantuan biaya hidup, hingga persiapan eksekusi program inisiatif lingkungan (Green Initiative Program) lokal di Tarakan—para penerima beasiswa dapat memantau dan berkonsultasi langsung melalui akun Instagram resmi komunitas Sobat Bumi setempat di @sobatbumi.ubt.
Segenap sivitas akademika Universitas Borneo Tarakan mengucapkan selamat kepada 17 mahasiswa terpilih. Perjalanan baru telah dimulai. Bersama Sobat Bumi, saatnya mengubah kesempatan menjadi aksi nyata dan mengubah semangat menjadi energi baik untuk masa depan bumi yang lestari. Keep growing and make a greater impact! (mam/mam/mam)

