Masjid Kampus UBT Gelar Peringatan Maulid Nabi: Rektor Tekankan Kesabaran, Habib Ahmad Ingatkan Pentingnya Tawadhu

Beranda > Berita > Masjid Kampus UBT Gelar Peringatan Maulid Nabi: Rektor Tekankan Kesabaran, Habib Ahmad Ingatkan Pentingnya Tawadhu

TARAKAN, 17 September 2026 – Universitas Borneo Tarakan (UBT) menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah: Mengingat kelahiran Nabi memperkuat rasa rindu dan cinta kepada beliau”. Kegiatan bernuansa religi ini dilangsungkan secara khidmat di Auditorium UBT, Lantai 4 Gedung Rektorat, pada Kamis (17/9/2026) mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WITA.

Rektor UBT, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., hadir secara langsung untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau berpesan kepada seluruh sivitas akademika agar senantiasa menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman, khususnya dalam hal ketabahan dan kesabaran.

“Sebagai umatnya, kita dituntut untuk selalu meneladani sifat sabar Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai dinamika dan cobaan. Mari kita ingat kembali kisah perjuangan Nabi saat mendakwahi penduduk Thaif. Meski beliau ditolak, dicemooh, dan dilempari batu hingga terluka, beliau sama sekali tidak membalas dengan amarah. Justru beliau mendoakan kebaikan bagi mereka. Kesabaran dan kebesaran hati seperti inilah yang harus kita jadikan inspirasi dan fondasi kuat dalam kehidupan akademik maupun bermasyarakat di Universitas Borneo Tarakan,” ujar Prof. Yahya.

Puncak acara peringatan Maulid Nabi ini diisi dengan penyampaian tausiyah oleh Al Habib Dr. Ahmad bin Muthahar AlJufri, Lc., M.A. Dalam ceramahnya, beliau menititikberatkan pesannya kepada para mahasiswa untuk senantiasa menanamkan sifat tawadhu (rendah hati) dan membersihkan hati dari sifat buruk, sebagai syarat utama masuknya ilmu pengetahuan ke dalam diri seseorang.

“Allah menurunkan Nabi Muhammad untuk membacakan Al-Quran kepada mereka, membersihkan hati mereka, menghilangkan sifat-sifat buruk dari mereka. Kalau hati sombong, pengetahuan tidak akan masuk. Kalaupun dia masuk, dia tidak akan bermanfaat. Maka, Maulid Nabi sallallahu alaihi wasallam memberikan kita satu pelajaran penting, memberikan kita satu ibrah, satu pelajaran yang harus betul-betul kita tanamkan dan kita amalkan, yaitu At-Tawadhu, yaitu kerendahan hati,” pesan Al Habib Ahmad bin Muthahar AlJufri di hadapan para hadirin.

Ketua Takmir Masjid Nurul Ilmi UBT, Dr. H. Syafruddin, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa peringatan Maulid tahun ini dirancang dengan berbagai kegiatan interaktif guna meningkatkan antusiasme mahasiswa. Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan pelaksanaan lomba essay, lomba adzan, serta lomba mallay (pohon maulid) yang diikuti secara antusias oleh sivitas akademika UBT.

Selain perlombaan, momen penuh berkah ini juga diwarnai dengan penyaluran beasiswa pendidikan kepada para mahasiswa yang membutuhkan. Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Takmir Masjid Nurul Ilmi UBT dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Wilayah Kalimantan Utara. Kepala Perwakilan IZI Kaltara, Reza Fahriza, turut hadir langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, di sini kami bekerja sama dengan Masjid Kampus Nurul Ilmi UBT, telah menyalurkan 18 paket bantuan beasiswa kepada mahasiswa dari berbagai fakultas. Harapannya, program ini akan terus berlanjut, dan para donatur yang telah berdonasi juga dimudahkan segala urusannya oleh Allah,” tutur Reza Fahriza.

Penyaluran beasiswa ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para mahasiswa penerima manfaat. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Farah Audi Natasya, mengungkapkan rasa leganya atas bantuan tersebut. “Tentunya kami sangat terbantu dengan adanya beasiswa dari Maskam UBT dan juga IZI ini,” ujarnya.

Rasa syukur senada juga disampaikan oleh Aisyah Fathuljannah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak UBT dan IZI,” ungkapnya. Sementara itu, Dinda Kirani dari FEB turut mengapresiasi dan memberikan doanya untuk keberlanjutan program ini. “Harapan ke depannya, semoga kegiatan beasiswa ini terus berlanjut dan UBT makin sukses,” pungkas Dinda.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Universitas Borneo Tarakan berharap dapat terus mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keluhuran budi pekerti dengan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah.

Leave a Reply