Perkuat Sinergi Pengabdian Perbatasan, Pimpinan UBT Kunjungi Lanud Anang Busra Bahas KKN Berdampak 2026

Beranda > Berita > Perkuat Sinergi Pengabdian Perbatasan, Pimpinan UBT Kunjungi Lanud Anang Busra Bahas KKN Berdampak 2026


TARAKAN, 18 Mei 2026
– Universitas Borneo Tarakan (UBT) terus memperkuat langkah strategis dan sinergi antar-lembaga dalam menyukseskan program pengabdian masyarakat. Rektor UBT, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan universitas melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Anang Busra. Kunjungan ini disambut hangat oleh Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, S.E., M.Sc., M.Si (Han).

Turut mendampingi Rektor UBT dalam lawatan ini antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Heppi Iromo, S.Pi., M.Si., Sekretaris LPPM UBT, Dr. Ratno Achyani, S.Pi., M.Si., serta Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan KKN, Anang Sulistyo, S.P., M.P.

Agenda utama pertemuan ini adalah pemaparan dan koordinasi terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Perbatasan Universitas Borneo Tarakan Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan LPPM UBT memaparkan grand design “KKN UBT Berdampak 2026” yang mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Pembangunan Berkelanjutan Berbasis SDGs.

Pihak LPPM menyampaikan bahwa program pengabdian tahun ini memiliki skala yang masif dengan total peserta mencapai 1.486 orang dari 7 fakultas berbeda. Mahasiswa akan disebar ke berbagai lokus di Kalimantan Utara, dengan fokus strategis pada kawasan perbatasan yang mencakup wilayah berikut:

  • Kecamatan Sebatik (Kabupaten Nunukan): Meliputi wilayah Sebatik Timur , Sebatik Tengah , dan Sebatik Utara.

  • Kecamatan Krayan (Kabupaten Nunukan): Sebagai Zona 2 lokus perbatasan.

  • Kecamatan Long Ampung (Kabupaten Malinau): Sebagai Zona 3 lokus perbatasan.

Pimpinan LPPM UBT juga merincikan bahwa mahasiswa akan melaksanakan empat pilar program kerja utama, yaitu:

  • Menguatkan usaha lokal untuk kesejahteraan bersama melalui program Ekonomi & UMKM.

  • Meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya literasi melalui program Pendidikan & Literasi.

  • Mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera pada bidang Kesehatan & Sosial.

  • Menjaga lingkungan dan membangun desa yang tangguh melalui program Lingkungan & Ketahanan Desa.

Pelaksanaan KKN ini direncanakan berlangsung selama 40 hari. Rangkaian kegiatan di lapangan akan dilaksanakan mulai 15 Juni sampai dengan 24 Juli 2026 , yang didahului dengan pelepasan mahasiswa pada 4 Juni 2026.

Kehadiran jajaran pimpinan UBT di Lanud Anang Busra bertujuan untuk memohon dukungan dan arahan dari jajaran TNI AU, khususnya dalam hal pemahaman medan, mitigasi, dan keamanan bagi ribuan mahasiswa yang akan bertugas di wilayah terdepan Indonesia. Marsma TNI Andreas A. Dhewo menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi langkah konkret UBT dalam menggerakkan perubahan serta memberdayakan desa-desa di perbatasan Kalimantan Utara.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, KKN UBT 2026 diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata berupa publikasi jurnal akademik, laporan hasil penelitian, dokumentasi program kerja , visualisasi potensi lokal, media promosi pariwisata, hingga pelestarian budaya , selaras dengan semangat “Mengabdi Membangun Negeri”.

###

Leave a Reply