SAGA, JEPANG, 16 Juli 2026 – Memasuki pertengahan tahun 2026, Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam program internasionalisasi pendidikan tinggi. Delegasi resmi UBT tengah melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Saga University, Jepang, yang diagendakan berlangsung mulai tanggal 14 hingga 17 Juli 2026.
Rombongan delegasi UBT dipimpin secara langsung oleh Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., dan didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Rukisah, S.Pi., M.P., Ph.D.. Turut serta mendampingi pimpinan universitas dalam agenda internasional ini adalah Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UBT, Tri Paus Hasiholan Hutapea, S.Si., M.Si.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi yang dikirimkan oleh pihak Saga University, yang diwakili oleh Kazuya Sato selaku Dekan Faculty of Science and Engineering, serta Prof. Dr. Masato Tominaga selaku General Director JST NEXUS Program.

Evaluasi Kerja Sama Akademik dan Joint Research
Agenda utama kunjungan kerja ini adalah menghadiri pertemuan resmi dengan jajaran pimpinan Saga University yang dipimpin langsung oleh Presiden atau Rektor Saga University, Prof. Koichi Node. Pertemuan ini menjadi sangat istimewa karena merupakan perjumpaan perdana antara Rektor UBT dengan Prof. Koichi Node, yang berlangsung dengan sambutan dan diskusi yang sangat hangat.
Diskusi tingkat pimpinan tersebut difokuskan pada evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan kerja sama akademik yang telah berjalan dengan sukses selama kurang lebih 1,5 tahun antara Universitas Borneo Tarakan dan Saga University. Presiden Saga University menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen lembaganya dalam memperkuat kemitraan strategis dengan Universitas Borneo Tarakan.
Selama kurun waktu 1,5 tahun implementasi kerja sama tersebut, telah banyak dosen dan mahasiswa UBT yang memperoleh kesempatan berharga untuk mengikuti program riset kolaboratif (joint research). Keterlibatan ini dinilai sangat krusial karena mampu memberikan pengalaman riset bertaraf internasional, memperluas jejaring akademik secara global, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah yang bereputasi bagi sivitas akademika UBT.
Supervisi dan Monitoring JST Nexus Program
Selain evaluasi pimpinan, agenda krusial lain dalam kunjungan ini adalah pelaksanaan tindak lanjut kerja sama serta monitoring dan evaluasi implementasi kegiatan JST Nexus Program di Jepang. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani secara resmi oleh kedua perguruan tinggi di Tarakan.
Dalam pelaksanaannya, pimpinan UBT melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi langsung terhadap perkembangan proyek penelitian yang saat ini sedang dilaksanakan oleh mahasiswa UBT yang menjadi peserta program JST Nexus. Pengawasan ini mutlak diperlukan guna memastikan seluruh target penelitian dapat tercapai, kualitas luaran riset yang dihasilkan memenuhi standar internasional, serta menjamin keberlanjutan kolaborasi riset antara kedua institusi di masa depan.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi secara mendalam dengan para pimpinan fakultas dan peneliti di Saga University terkait berbagai peluang pengembangan kemitraan. Peluang kolaborasi yang dibahas mencakup bidang pendidikan, perluasan penelitian dan publikasi ilmiah, hingga penguatan program pertukaran mahasiswa dan dosen.
Rencana Tindak Lanjut dan Pencapaian Indikator Kinerja
Keterlibatan aktif delegasi dalam kegiatan yang biayanya didukung penuh oleh Universitas Borneo Tarakan ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi perkembangan kampus. Kunjungan ini dirancang untuk mendukung percepatan internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas riset, memperkuat jejaring akademik global, serta memastikan tercapainya indikator kinerja universitas, khususnya pada bidang kerja sama internasional.
Berdasarkan hasil pertemuan dan observasi lapangan di Saga University, delegasi Universitas Borneo Tarakan telah menetapkan beberapa rencana tindak lanjut yang konkret, di antaranya:
-
Terlaksananya evaluasi komprehensif dan penguatan implementasi MoU antara Universitas Borneo Tarakan dan Saga University.
-
Penyusunan rencana kerja lanjutan yang terstruktur untuk pengembangan kerja sama di sektor akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua institusi.
-
Tercapainya kesepahaman strategis mengenai penguatan program kolaborasi riset dalam payung JST Nexus Program, yang mencakup penetapan mekanisme supervisi, monitoring, dan evaluasi bagi kegiatan penelitian mahasiswa yang sedang berjalan.
Dengan terlaksananya kunjungan dan monitoring ini, Universitas Borneo Tarakan optimis dapat terus mencetak lulusan dan peneliti yang memiliki daya saing global, serta memperkokoh posisi UBT sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi terkemuka di kawasan perbatasan Indonesia.
