KPKNL Tarakan Goes to Campus: Mahasiswa UBT Diajak Aktif Kawal dan Jaga Aset Negara

Beranda > Berita > KPKNL Tarakan Goes to Campus: Mahasiswa UBT Diajak Aktif Kawal dan Jaga Aset Negara

TARAKAN – Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga Barang Milik Negara (BMN), Universitas Borneo Tarakan (UBT) berkolaborasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “KPKNL Tarakan Goes to Campus”. Mengusung tema “Bersama, Jaga Aset Negara”, acara ini sukses digelar pada Rabu (20/5/2026) pukul 09.00 WITA bertempat di Gedung Rektorat Lantai 4, UBT.

Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh para mahasiswa UBT, yang didominasi oleh perwakilan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBT, Prof. Dr. E. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si., hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif pelaksanaan kegiatan ini di lingkungan kampus.

“Saya atas nama pimpinan fakultas menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KPKNL Tarakan atas inisiatif untuk membawa tentang isu pengelolaan aset negara langsung ke lingkungan kampus,” ujar Prof. Nur Utomo. “Hal ini tentunya sangat relevan dengan peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi sebagai warga negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan filosofi penting di balik aset milik negara. “Aset negara itu adalah merupakan wujud kepercayaan publik yang diamanahkan kepada pemerintah, sehingga pengelolaan yang baik menjadi indikator adanya tata kelola pemerintah yang bersih dan profesional,” jelas Prof. Nur Utomo.

Sementara itu, Kepala KPKNL Tarakan, Ahmad Elazar, memaparkan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan instansinya dengan dunia akademik.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, untuk lebih dekat dengan dunia akademik, utamanya mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa,” ungkap Ahmad Elazar.

Ia juga menekankan peran krusial pengelolaan aset dalam skala nasional. “Pengelolaan kekayaan negara memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional,” tegasnya. “Aset negara merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan. Oleh karena itu, pengelolaan kekayaan negara harus dilakukan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi negara dan masyarakat,” lanjut Ahmad Elazar.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus ruang diskusi bagi adik-adik mahasiswa,” harapnya menutup sambutan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam mengenai 6 Asas Fundamental Pengelolaan BMN yang mencakup asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas, serta kepastian nilai. Para peserta juga diedukasi mengenai skema pemanfaatan aset yang berstatus idle atau clean & clear melalui mekanisme seperti sewa, Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), sewa infrastruktur, hingga pinjam pakai. Tidak ketinggalan, KPKNL turut mengkampanyekan pentingnya peran serta masyarakat dalam penjagaan aset negara agar tidak rusak, terbakar, maupun terbengkalai.

Melalui diseminasi informasi ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah sebagai agen perubahan yang aktif menjaga keutuhan aset negara.

Leave a Reply